MotoGP

Jarvis Soal Marquez: Segalanya Pasti Punya Akhir

ACEOFNEWS– Marc Marquez tengah tertinggal di MotoGP 2020. Bos Yamaha, Lin Jarvis, menilai segala sesuatu pasti punya akhir siklus.

Komentar itu merujuk pada nasib yang menimpa Marquez di dua race pertama MotoGP 2020. Pebalap Repsol Honda itu melewatkan dua balapan akibat crash di Jerez.

Cederanya Marquez sendiri bisa dimanfaatkan Yamaha. Rider Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, menyabet dua kemenangan beruntun di MotoGP Spanyol dan MotoGP Andalusia.

Kini, Quartararo memimpin klasemen MotoGP dengan 50 poin. Tempat kedua juga dihuni rider Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, yang keluar sebagai runner up di dua race perdana dengan 40 poin. Sementara Valentino Rossi berada di posisi 6 dengan 16 poin.

Gemilangnya Yamaha, termasuk masa depan yang cerah berkat keberadaan Quartararo–masih berusia 21 tahun, dan Vinales, membuat Jarvis percaya diri. Ia juga menyebut bahwa sukses Marquez di Honda tampak menemui akhir.

“Marquez adalah satu-satunya pebalap yang bisa membawa Honda mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Dia punya talenta yang banyak,” kata Jarvis, seperti dilansir Marca.

“Tapi segalanya pasti punya akhir. Misi kami adalah membawa anak-anak mengambil alihnya,” katanya.

Related Articles

Back to top button
Close