Liga ChampionsLiga InggrisSepak Bola

Gagal di Liga Champions, Guardiola Dicap Egosentris

ACEOFNEWS – Sudah lama sejak terakhir kali Pep Guardiola memenangi Liga Champions. Legenda sepakbola Jerman Lothar Matthaeus mengkritik keras Guardiola atas kegagalan itu.

Di sepanjang kariernya, Guardiola sudah menjuarai dua gelar Liga Champions yang semuanya direbut bersama Barcelona. Namun, sejak terakhir juara pada 2011 manajer Catalonia itu bahkan belum bisa mencapai final bersama Bayern Munich dan Manchester City.

Guardiola selalu hanya melaju sampai semifiinal saat menangani Bayern selama tiga musim. Hasil lebih buruk justru didapat Pep Guardiola bersama klubnya yang sekarang, Man City, di mana mereka paling pol di perempatfinal. Termasuk pada musim 2019/20 saat the Citizens secara mengejutkan disingkirkan Olympique Lyon 1-3.

Khusus hasil terakhir City di Liga Champions, Guardiola dihujani kritik. Pasalnya, pelatih berusia 49 tahun itu melakukan perubahan sistem, yang pada akhirnya gagal.

Lothar Matthaeus mengatakan, Guardiola pantas disorot karena rekor buruknya di Liga Champions belakangan ini. Matthaeus bahkan tidak ragu menyebut Guardiola “egosentris”.

“Dengan Pep Guardiola saya rasa dia selalu ingin melakukan sesuatu yang istimewa di pertandingan-pertandingan penting,” kata Matthaeus kepada  ACEOFNEWS .

“Barcelona punya sebuah DNA, sebuah sistem yang sukses. Pep meraih kesuksesan di sana. Dengan Bayern dan City, dia mencobanya lagi dan lagi dengan perubahan-perubahan dan gagal lagi dan lagi.”

“Dia selalu ingin menunjukkan bahwa dia bahkan bisa melakukan yang lebih baik. Saya ingin mengatakan kepada dia: Pep, Anda itu seorang pelatih di klub raksasa – tapi tolonglah pertahankan sistem Anda!” mantan pemain top Bayern itu.

“Saya akan menggambarkannya sebagai egosentris. Ya, itu memang adalah sebuah kata yang keras, tapi pantas atas apa yang sudah dia lakukan. Di Bayern, Robert Lewandowski bahkan pernah dimainkan di sayap kiri. Itu sama sekali tidak berhasil,” sembur Lothar Matthaeus pada Pep Guardiola.

Related Articles

Back to top button
Close